Tuesday, 15 December 2015
Saturday, 15 November 2014
Cara Menambahkan Widget Berita Bergerak ke Dalam Blog
Assalamualaikum braaaay.... Salam Barayaa
kmaha damang?
Untuk postingan kali ini, gua akan sedikit berbagi ilmu tentang bagaimana caranya agar dapat memasang widget berita bergerak pada blog. Caranya yaa gampang banget braay
- Lo harus masuk ke Dasbor Blog Lo sendiri | kenapa punya sendiriii, yaaa kalo punya orang lain loo berarti jaiil braaay. | lanjut...
- Langkah yang ke-2 adalah masuk ke bagian Tata Letak...
- Setelah itu Lo pilih tambah Gadget, dan pilih juga HTML/JavaScript
- Terus Lo masukin Kode di bawah ini
<style>
#topmenu {
border:0px solid #fff;
position: fixed;
z-index: +1000;
bottom: 0px;
margin: 0 auto;
width: 100%;
height: 25px;
left: 0px;
background: black;
}
.news {
width:100%;
float:left;
margin:2px;
_top:expression(document.documentElement.scrollTop+
document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth);
}
</style>
<div id="topmenu">
<div class="news">
<iframe allowtransparency="true" frameborder="0" height="20" id="NewsWindow" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="http://www.elshinta.com/v2003a/scrolling.htm" style="background-color: transparent;" width="100%"></iframe></div></div>
- Langkah terakhir di save dan lihat blog lo...
Salam Barayaaaa.
Sumber:http://afghan354.blogspot.com/2013/09/cara-membuat-widget-berita-berjalan-di.html
Monday, 10 November 2014
Ciamis - Arti Sebuah Lambang Kabupaten Ciamis
Assalamualaikum... Salam Baraayaaaa...
Kembali lagi dengan gua Si Pembuat Tapak (tapak itu bahasa sunda braay yang artinya "bekas/peninggalan") Jejak. kemaren kita sudah membuat Jejak Indah di Alun-alun Ciamis,,, sekarang kitaa akan lebih mengenal kampung kelahiran gua, yaituuu Ciamis. Seharusnya postingan ini tuh, yaaaa dari awal tapi gua mengenal pepatah yang mengatakan "lebih baik terlambat daripada tidak samasekali", tapi yang lebih baik lagi yaa tidak terlambat.
Kalau postingan sebelum-sebelumnya membahas tentang Sejarah Kabupaten Ciamis Pada posting kali ini kita akan membahas arti lambang Kabupaten Ciamis, namun sebelum masuk ke bahasan tentang arti lambang Kabupaten Ciamis, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu sekilas wawasan tentang Kabupaten Ciamis.
A. Sekilas wawasan tentang Kabupaten Ciamis
- Kabupaten Ciamis merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat.
- Kabupaten Ciamis berada di pesisir selatan pulau jawa, atau di bagian tenggara Jawa Barat.
- Motto Kabupaten Ciamis adalah "Mahayuna Ayuna Kadatuan"
- Kabupaten Ciamis memiliki luas wilayah sekitar 2.556,75 km2
- Kabupaten Ciamis dibagi menjadi 36 kecamatan.
- Kode area telepon untuk wilayah Kabupaten Ciamis yaitu 0265.
- Batas - batas wilayah Kabupaten Ciamis yaitu :
- Sebelah Utara berbatasan dengan Kab. Majalengka dan Kab. Kuningan
- Sebelah Barat berbatasan dengan Kab. Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra hindia
- Sebelah Timur berbatasan dengan Kab. Cilacap
- Kota banjar dulunya merupakan bagian dari wilayah Kab. Ciamis namun sejak 11 Desember 2002 kota Banjar berdiri sendiri sebagai kota otonom.
- Ciamis Kota (Ibukota Kabupaten Ciamis) berada di jalur perlintasan jakarta - Bandung - jogjakarta di jalur selatan.
- Objek wisata yang ada di Kabupaten Ciamis antara lain :
- Ngarai Hijau (Green Canyon),
- Pantai Batu Karas,
- Pantai Madasari,
- Lembah Putri,
- Pantai Krapyak,
- Karang Nini,
- Pantai Batu Hiu,
- Pantai Pangandaran,
- Citumang,
- Situ Lengkong.
B. Arti Lambang Kabupaten Ciamis
A. Perisai Bersudut Empat.
- Sudut tengah atas melambangkan "harus ada pemimpin yang berkewibawaan".
- Kedua sudut kiri dan kanan yang sama tinggal letaknya, melambangkan cita-cita daerah yang adil dan makmur.
- Ketiga sudut bagian atas melambangkan syarat minimum kesejahteraan masyarakat yaitu: sandang pangan yang cukup, keamanan dan keinsyafan/kepercayaan.
- Keempat sudut perisai, melambangkan syarat untuk tercapainya kemakmuran menurut leluhur bangsa Indonesia ialah : setia kepada pemimpin meniadakan musuh-musuh, bertindak adil menurut hukum yang berlaku, waspada setiap saat demi keselamatan daerah dan negara.
B. Di dalam perisai tersebut terdapat lukisan-lukisan
- Pohon kelapa melambangkan penghasilan daerah Ciamis yang terutama disamping padi.
- Gunung Sawal melambangkan mengenangkan para leluhur Ciamis.
- Bidang Kuning Mas mendatar melambangkan daerah padi.
- Bidang putih bergerigi, melambangkan benteng pertahanan.
- Bidang putih mendatar berisi gubahan rumput, melambangkan rawa.
- Lengkung-lengkung putih, melambangkan laut dan sungai.
- Bundaran kuning mas yang menyerupai payung yang terkembang, melambangkan kerajinan tangan, seni budaya kekal (langgeng) ketekunan.
- Pada bagian bawah perisai terdapat sebuah kalimat "Mahayunan Ayuna Kadatuan" yang berarti menghadapi pembangunan kebahagian daerah.
C. Arti warna-warni :
- Ungu : Kekayaan budhi
- Kuning : Kekayaan duniawi, cahaya kelegaan
- Hijau : Damai, subur
- Putih : Suci, bersih
- Hitam : Tegas, kuat
Di ambil dari sumber: http://www.allaboutlogo.com
Hatur Nuhuuuun Barayaaa .... Salam Barayaaaa
Saturday, 8 November 2014
Jejak Indah - Alun alun Ciamis part 2
Assalamualaikum,,,,,, salam barayaaa....
kumaha daramang sadayana??? semoga semuanya dalam kesehatan selaluu ... aamiiin
Emang nggak cukup kalo cuman ngepost satu berita aja tentang Alun-alun Ciamis alhamdulillah ternyata ada sambungannyaa...
sekarang kita akan menceritakan tentang sejarah adanya Alun-alun Ciamis atau kenapa tempat ini dinamakan Taman Raflesiaa... Apa karena duluunya ada bunga Raflesia di tempat ini yaah,,,??? penasaraan.. Stay Here.
Dulunya kenapa dinamakan Taman Raflesia karena memang ada bunga Rafflesia yang sudah menjadi langka di jaman sekarang. Berasal dari nama bunga Rafflesia patma Blume, yang hidup di hutan sekitar cagar alam Pananjung (sekarang Kab. Pangandaran). Bunga ini merupakan kerabat Bunga Bangkai raksasa (Rafflesia arnoldii) yang terdapat di hutan Sumatera.
Bunga Rafflesia berasal dari nama Sir Thomas Stamford Bingley Raffles (1781-1826), Gubernur Jenderal Hindia-Belanda yang terbesar. Raffles adalah seorang warganegara Inggris yang -menurut catatan wikipedia- merupakan pula pendiri negara kota Singapura, dan ia dikenal sebagai orang yang berjasa mewujudkan Inggris menjadi kerajaan terbesar di dunia.
Raffles merupakan pemimpin ekspedisi yang menemukan bunga bangkai, sementara ilmuwan penemu bunga bangkai adalah Dr. Joseph Arnold, yang saat itu mengikuti perjalanan tersebut. Dari nama keduanya, Raffles dan Arnold, muncul Rafflesia arnoldii.
Namun di jaman sekarang ini, ternyata nama Raflesia kini menuwai pro dan kontra di kalangan masyarakat maupun di kalangan pemerintah sindiri… Nama Rafflesia dinilai kurang cocok dengan sejarah dan budaya yang dimiliki masyarakat Tatar Galuh. Selain itu juga penulisannya pun mengandung kesalahan karena Raflesia seharusnya ditulis dengan double F, jadi Rafflesia… ini lah yang memicu adanya pro kontra di kalangan masyarakat dan juga pemerintahan khususnya di Kabupaten Ciamis. Tapi biarlah itu menjadi tugas para wakil rakyat yang ada di DPRD sana untuk bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat kabupaten Ciamis.
kumaha daramang sadayana??? semoga semuanya dalam kesehatan selaluu ... aamiiin
Emang nggak cukup kalo cuman ngepost satu berita aja tentang Alun-alun Ciamis alhamdulillah ternyata ada sambungannyaa...
sekarang kita akan menceritakan tentang sejarah adanya Alun-alun Ciamis atau kenapa tempat ini dinamakan Taman Raflesiaa... Apa karena duluunya ada bunga Raflesia di tempat ini yaah,,,??? penasaraan.. Stay Here.
Dulunya kenapa dinamakan Taman Raflesia karena memang ada bunga Rafflesia yang sudah menjadi langka di jaman sekarang. Berasal dari nama bunga Rafflesia patma Blume, yang hidup di hutan sekitar cagar alam Pananjung (sekarang Kab. Pangandaran). Bunga ini merupakan kerabat Bunga Bangkai raksasa (Rafflesia arnoldii) yang terdapat di hutan Sumatera.
Bunga Rafflesia berasal dari nama Sir Thomas Stamford Bingley Raffles (1781-1826), Gubernur Jenderal Hindia-Belanda yang terbesar. Raffles adalah seorang warganegara Inggris yang -menurut catatan wikipedia- merupakan pula pendiri negara kota Singapura, dan ia dikenal sebagai orang yang berjasa mewujudkan Inggris menjadi kerajaan terbesar di dunia.
Raffles merupakan pemimpin ekspedisi yang menemukan bunga bangkai, sementara ilmuwan penemu bunga bangkai adalah Dr. Joseph Arnold, yang saat itu mengikuti perjalanan tersebut. Dari nama keduanya, Raffles dan Arnold, muncul Rafflesia arnoldii.
Namun di jaman sekarang ini, ternyata nama Raflesia kini menuwai pro dan kontra di kalangan masyarakat maupun di kalangan pemerintah sindiri… Nama Rafflesia dinilai kurang cocok dengan sejarah dan budaya yang dimiliki masyarakat Tatar Galuh. Selain itu juga penulisannya pun mengandung kesalahan karena Raflesia seharusnya ditulis dengan double F, jadi Rafflesia… ini lah yang memicu adanya pro kontra di kalangan masyarakat dan juga pemerintahan khususnya di Kabupaten Ciamis. Tapi biarlah itu menjadi tugas para wakil rakyat yang ada di DPRD sana untuk bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat kabupaten Ciamis.
Dan kita sebagai warga Tatar Galuh Ciamis, kita wajib untuk menjaga dan melestarikan apa yang sudah diberikan Alloh SWT dan diwariskan oleh para leluhur kitaa dengan cara mencintainyaaa sepenuuuh hati dan jiwaa kitaaa… bener kan Braaaaaay!!!
Semoga kita masih dapat bertemu dalam sambungan berikutnyaa… Salam Barayaaaa!







